Gerbang (gate) dalam rangkaian logika merupakan fungsi yang menggambarkan hubungan antara masukan dan keluaran. Untuk menyatakan gerbang-gerbang
tersebut biasanya digunakan simbol-simbol tertentu. Ada beberapa
standar penggambaran simbol. Salah satu standar simbol yang populer
adalah MIL-STD-806B yang dikeluarkan oleh Departemen
Pertahanan Amerika Serikat untuk keperluan umum pada bulan Februari
1962. Untuk menunjukkan prinsip kerja tiap gerbang (atau rangkaian
logika yang lebih kompleks) dapat digunakan beberapa cara. Cara yang
umum dipakai antara lain adalah tabel kebenaran (truth table) dan
diagram waktu (timing diagram). Karena merupakan rangkaian digital,
tentu saja level kondisi 2 yang ada dalam tabel atau diagram waktu
hanya dua macam, yaitu logika 0 (low, atau hight) dan logika 1 (atau
False, atau true). Kondisi lain yang mungkin ada adalah kondisi X (level
bebas, bisa logika 1 atau 0), dan kondisi high impedance (impedansi
tinggi). Kondisi X biasanya ada di masukan gerbang dan menyatakan bahwa
apa pun logika masukannya (logika 0 atau 1) tidak akan mempengaruhi
logika keluaran yang dihasilkan. (Hodges D. , Jacson, Nasution S).”
“Gerbang logika
atau gerbang logik adalah suatu entitas dalam elektronika dan
matematika boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik
menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika
terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau
transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan
komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay).
Logika merupakan dasar dari semua penalaran (reasoning). Untuk menyatukan beberapa logika, kita membutuhkan operator logika dan untuk membuktikan kebenaran dari logika,
kita dapat menggunakan tabel kebenaran. Tabel kebenaran menampilkan
hubungan antara nilai kebenaran dari proposisi atomik. Dengan tabel
kebenaran, suatu persamaan logika ataupun proposisi bisa dicari
nilai kebenarannya. Tabel kebenaran pasti mempunyai banyak aplikasi yang
dapat diterapkan karena mempunyai fungsi tersebut. Salah satu dari
aplikasi tersebut yaitu dengan menggunakan tabel kebenaran kita dapat
mendesain suatu rangkaian logika. Dalam makalah ini akan dijelaskan bagaimana peran dan kegunaan tabel kebenaran dalam proses pendesainan suatu rangkaian logika.
Gerbang yang diterjemahkan dari istilah asing gate, adalah elemen dasar dari semua rangkaian yang menggunakan sistem digital. Semua fungsi digital pada dasarnya tersusun atas gabungan beberapa gerbang logika dasar yang disusun berdasarkan fungsi yang diinginkan. Gerbang -gerbang dasar ini bekerja atas dasar logika tegangan yang digunakan dalam teknik digital.Logika tegangan adalah asas dasar bagi gerbang-gerbang logika. Dalam teknik digital apa yang dinamakan logika tegangan adalah dua kondisi tegangan yang saling berlawanan. Kondisi tegangan “ada tegangan” mempunyai istilah lain “berlogika satu” (1) atau “berlogika tinggi” (high), sedangkan “tidak ada tegangan” memiliki istilah lain “berlogika nol” (0) atau “berlogika rendah” (low). Dalam membuat rangkaian logika kita menggunakan gerbang-gerbang logika yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Rangkaian digital adalah sistem yang mempresentasikan sinyal sebagai nilai diskrit. Dalam sebuah sirkuit digital,sinyal direpresentasikan dengan satu dari dua macam kondisi yaitu 1 (high, active, true,) dan 0 (low, nonactive,false).” (Sendra, Smith, Keneth C)
Berdasarkan penjelasan singkat diatas, untuk lebih jelasnya bisa dilihat video tutorial pembelajaran mengenai Gerbang Logika Dasar secara lengkap. Klik disini
atau
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar