Jaringan internal maksudnya adalah jaringan dimana user masih memiliki
hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata
lain, user masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut.
Jika user sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya,
maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.
Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar
terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor
manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat
manapun dapat kompatibel dengannya, dan dimanapun routing protokol ini
dapat diimplementasikan. Seperti telah dijelaskan di atas, OSPF harus
membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling
berkomunikasi seputar informasi routing.
Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF
mengandalkan Hello protocol. Namun uniknya cara kerja Hello protocol
pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media
yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki
karakteristik sendiri, sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik
mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut: Broadcast Multiaccess
Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal
atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi
media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam
pencarian router-router neighbour-nya. Namun ada yang unik dalam proses
pada media ini, yaitu akan terpilih dua buah router yang berfungsi
sebagai Designated Router (DR) dan Backup Designated Router (BDR).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar